//
archives

POLITIK

This category contains 16 posts

SENI DAN KEPENTINGAN POLITIK


Penyair legendaris Chairil Anwar sangat tidak membolehkan seni dipakai untuk kepentingan propaganda pemerintah Jepang saat itu. Jika pemikiran Chairil itu dikaitkan dengan kehidupan sekarang, maka saya perkirakan Chairil akan menolak juga jika seni dipakai untuk kepentingan politik. Sebetulnya sah-sah saja seni dipakai untuk kepentingan politik, toh dalam konteks seni, reaksi-reaksi yang muncul melahirkan aneka ragam … Baca lebih lanjut

BUBARKAN DPR!


Republika Rabu 30 Desember 2015   Sudah sejak lama elemen ma hasiswa dan sebagian rak yat Indonesia meneriak kan yal-yel “Bubarkan DPR!”, karena kinerjanya yang maha buruk dan pikasebeuleun rakyat. Namun DPR masih tetap ada dan semakin eksis dalam lingkaran kebencian rakyat. Begitupun dengan turunannya; DPRD di tingkat provinsi dan DPRD di tingkat kota/ kabupaten. … Baca lebih lanjut

HIRUK PIKUK BAHASA


Dimuat si Sindo Jabar, Rabu 21 Oktober 2015 Pernah mendengar nama Vicky Prasetyo? Mantan kekasih penyanyi dangdut Saskia Gothic, ia terkenal dengan celetukan bahasa tak keruan dan menjadi bahan olok-olokan, tapi Vicky tenag tenang  saja. Terkenal lantaran pada awal tahun 2013, sejak ia bicara ceplas-ceplos soal “Kontroversi hati”, “statusisasi” dan “hamonisasai hati” serta seabreg kata … Baca lebih lanjut

PARODI BAHASA DI MEDSOS


Dimuat di Tribun Jabar, Senin 27 Oktober 2014 Matdon – Rois ‘Am Majelis Sastra Bandung      “Nanti Kepala Sekolah dan Guru dipilih DPRD juga, Presiden dipilih Camat, Rakyat  dipilih siapa?”                                                          *** Sekilas kalimat yang ditulis seseorang di status Facebooknya itu biasa saja tapi rupanya kalimat-kalimat berbau parodi itu kian berhamburan demi menolak RUU Pilkada … Baca lebih lanjut

Rorojongrang dan Politik


Dimuat di TRIBUN JABAR, Sabtu 9 Agustus 2014 Jika politik sudah bicara, maka segala cara akan dilakukan. Kesalahan dalam orasi atau memberi keterangan untuk kepentingan politik, bisa diralat dengan alasan media telah memplintirnya. Dan banyak cara lagi, misalnya mau menghubungkan legenda dengan politik dengan membuat perumpamaan. Kalau perumpamaan itu terpleset, seorang politisi biasanya gampang untuk … Baca lebih lanjut

HALAL BIL HALAL DAN KESALEHAN POLITIK


Dimuat di PIKIRAN RAKYAT, Kamis 31 Agustus 2014 Kalimat Halal Bil Halal dilisankan dan disyi’arkan hanya ada pada tradisi Islam di Indonsia, sebagai perpanjangan tangan saling bermaapan pada hari raya Idul Fitri. Ia Dimaknai sebagai thalabu halal bi thariqin halal, yakni mencari kehalalan dengan cara halal. Bisa juga sebagai kata ganti Silaturahmi. Lepas dari kontroversi … Baca lebih lanjut

MASYARAKAT, PEMERINTAH, SENI DAN BUDAYA


Matdon – Rois Am Majelis Sastra Bandung Dimuat di PIKIRAN RAKYAT, Sabtu 14 Juni 2014 Kesenian dan kebudayaan di Indonesia pada umumnya wabil khusus di Jawa Barat, sebenarnya terus hidup dengan sendirinya. Seorang seniman dengan segala upaya terus gelisah dalam berkarya dan kegelisahannya menjadi bekal betapa kesenian tidak pernah akan mati. Begitupun dengan budaya, selama … Baca lebih lanjut

MEI, BULAN REFORMASI DAN PUISI


Matdon ~ Rois ‘Am Majelis Sastra Bandung sumber REPUBLIKA Rabu 21 Mei 2014 Mei adalah bulan gerakan reformasi, sebuah gerakan sporadis tak berujung. Gerakan mahasiswa itu telah menjelma sepi, menjelma korupsi, menjelma partai politik, menjelma kengerian yang entah apa namanya, bersama itu pula reformasi itu tak menjelma. Sastra sebagai bagian yang tak terpisahkan dari reformasi … Baca lebih lanjut

MENAKAR NIAT CALEG


Matdon – Rois Am Majelis Sastra Bandung Sulit sebenarnya mengetahui niat seseorang menjadi Calon Legislatif (Caleg) apalagi menakarnya, karena semua mengusung atas nama kebaikan rakyat dan hati nurani. Tapi ketang kita bisa dengan mudah menebak sekaligus menilai niat itu, dalam takaran obyektif maupun subyektif. Coba tengok, di Lumajang Jawa Timur ada Caleg yang “rela” mencuri … Baca lebih lanjut

MUSIM “GILA” TIBA


Matdon – Rois ‘Am Majelis Sastra Bandung Saparantos 9 April mah numutkeun etangan nu ebel teh bakal nambihan.. Tos katawis ti ayeuna gejalana mah Kalimat itu ditulis seorang dalang muda Opick A Sunandar Sunarya dalam status Facebooknya, maknanya kurang lebih begini “Setelah Tanggal 9 April Pemilu nanti, menurut perhitungan, orang gila akan bertambah, bahkan sejak … Baca lebih lanjut