Matdon – Rois ‘Am Majelis Sastra Bandung

TRIBUN JABAR Selasa 27 DESEMBER 2017

Hiruk pikuk politik di tanah air tahun ini ditutup dengan dua persoalan politik yang seru, lebih seru dari nonton sepakbola. Pertama soal Setya Novanto dan kedua soal pencabutan dukungan Golkar untuk Ridwan Kamil (RK) untuk menjadi balon Gubernur Jawa Barat. Persoalan Setya Novanto sebetulnya bukan langung persoalan politik, tapi berimbas hebat pada politik. Karena Setnov, Golkar harus melalukan Munaslub.

Dan persoslan pertama juga berimbas pada persoalan kedua yakni Pilgub Jabar. Golkar secara gammbalang menarik dukungan pada calon gubernur RK. Dikabarkan juga PPP dan PKB, dua partai yang juga mendukung RK akan mencabut dukungannya.

Kita bergeser dulu, memang selama tahun 2017 Indonesia dihadapkan pada isu-isu radikal yang menganggu eksistensi Pancasila dan UUD 1945. Empat pilar utama, yaitu BIN, Polri, TNI, dan MPR RI berupaya menjaga dasar ideologi negara tersebut.

Jika pada tahun tahun sebelumnya, kelompok ideologis dan kaum radikal berbeda pandangan. namun di tahun 2017, kedua kelompok itu bersatu. Tapi persoalan itu bisa dijawab dengan bersatunya rakyat Indonesia yang bepegang teguh pada Pancasila.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan meminta agar rakyat Indonesia bisa menjaga cara berpolitik dengan baik. Nilai keindonesiaan, nilai kesopanan, kesantunan, dan nilai Pancasila  harus diangkat ke permukaan generasi muda memahaminya. Jangan sampai kaum elite politik memberi pendidikan  tidak baik kepada masyarakat dan anak-anak.

Untuk mencegah politik radikalise itu, penyair Ahda Imran, Aan Mansyur dan Joko Pinurbo ditugaskan ke pelosok tanah air untuk meredam kasus radikalisme melaluia sastra. Cara berpolitik yang baik memag harus dikembangkan dan disampaikan kepada rakyat dan anak-anak agar nilai keindonesiaan tidak hilang, melalu sastra bisa jadi hal ini sangat bagus.

Elemen masyarakat terdiri dari Ulama dan tokoh masyaratat serta tokoh agama lainnya memang harus memberi masukan bagus kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya pembangunan budaya bangsa. Selain itu, juga membangkitkan kembali harga diri dan semangat juang bangsa Indonesia menuju terbentuknya kepribadian Pancasila.

Perlu difahami, bahwa dinamikam politik saat ini  banyak diwarnai pemandangan di luar akal sehat, pertarungan politik yang ditampilkan melalui media digital tak bisa dielakan. Pertarungan kebencian, kemarahan dan permusuhan di media sosial begitu jelas, bahkan tanpa mengenal orangnya kita bisa memaki orang tersebut.

Kembai ke Setya Novanto dan RK, dua manusia ini perlu dicatat dalam sejarah, bahwa ketika Setnov menabrak tiang listrik dan akhirnya merigkuk dalm tahanan KPK, medsos dengan gerakan radikal – yang tanpa sengaja – sudah ikut membantu KPK (inilah gerakan radikal positif). Ridwan Kamil, yang biasa menggunakan Medsos dengan gerakan muji sorangan tanpa mau dikritik, menjadi korbaan karena tidak mau berkomukiasi dengan Golkar. Golkar dengan radikal positip mencabut dukungnannya. Radikalsme tidak semuanya negatif.

 

Setnov dan RK

Definisi politik dalam mata pandang Bung Karno adalah cara mengabadikan diri bagi kepentingan orang banyak. Dalam politik sesunggunya setiap individu dituntut untuk memberikan pengabdian yang tidak berorientasi pada kepentingan diri dan kelompoknya.

Dua manusia Setnov dan RK masih belum bisa menjalankan hal itu. Politik humanis diabaikan, politik berwajah dan berjiwa kemanusiaan ditampilkan tapi penuh kebohongan. Politik itu menuntun setiap orang untuk memiliki rasa empati dan menghayati perasaan orang lain. Politik merupaakan alat untuk memikirkan kebaikan dan kemaslahatan umat manusia.

Kasus Setnov dan RK merupakan pembelajaran agar politikus harus belajar dewasa politik agar tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa.  Tingkat kedewasaan demokrasi Indonesia harus lebih matang sehingga bisa membedakan mana substansi dan kemajuan demokrasi, pesta demokrasi, dan hak masyarakat.

Fungsi pokok politik yang harus berjalan dalam sebuah sistem politik/negara ialah merumuskan kepentingan, adalah fungsi menyusun dan mengungkapkan tuntutan politik dalam suatu negara. Fungsi komunikasi politik adalah proses penyampaian informasi mengenai politik dari masyarakat kepada pemerintah dan juga dari pemerintah kepada masyarakat.

Lebih jauh kalau kita setuju, politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.

Apalagi jika diartikan politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.

Saya masih ingat, bahwa Parpol (Partai Politik) itu nyaris sama degan batu akik dan sejak lama sudah sangat terkenal dan sebagian orang sangat memujanya, sebab baik Parpol maupun Batu Akik diyakini mempunyai nilai yang tak bisa difahami oleh orang awam. Misalnya Parpol sangat berguna bagi seseorang untuk menjadi Gubernur, Walikota atau Persiden, begitupun batu akik, ada yang percaya batu akik memiliki kekuatan gaib dimana seseorang yang memakainya sukses jadi pemimpi (n).

Banyak yang mengira masuk Parpol kehidupan akan berubah menjadi baik, dari miskin menjadi kaya dengan menjual semua programnya, apalagi soal wacana Parpol akan mendapatkan “modal” 1 Triliun dari pemerintah. Begitupun batu akik, misalnya akik jenis Cempaka Sulaeiman, bisa dipercaya sebagai batu keberuntungan bagi nasib seseorang.

Setnov hancur lebur karena korupsi di balik Partai, RK juga akan hancur jika tanpa partai. Cag!

Iklan