Pikiran Rakyat Rabu 22 Nopember 2017

 

Seminggu sudah tiang listrik menjadi viral, ketenarannya untuk sementara mengalahkan Persib dan Ayu Tingting. Dan sejak tiang listrik menjadi korban mobil yang ditumpangi Setya Novanto, tokoh politik yang juga tenarnya menyamai tiang listrik,  bermunculan hiburan politik berupa meme tiang lsitrik.

Meme-meme tentang tiang listrik tersebar  di media sosial.  Rakyat Indonesia memang jago kalau soal bikin meme-meme kocak. Mencari bahagia itu memang tugas rakyat Indonesia karena partai politik dan presiden sekalaipun tidak bisa memberi kebahagiaan.

Meme  mulai dari #SaveTiang Listrik,  Tiang listriknya sampai minta maaf nih, Tiang Listrik Jadi Tersangka, Hari Kesaktian Tiag Listrik, Tiang Listrik berduka, hingga gambar gambar lucu untuk tiang listrik. Jika dihitung tentu akan lebih dari 100 teks meme untuk tiang listrik.

Sejak duku kitab tahu bahwa tiang listrik tidak hanya berfungsi sebagai penopang kabel beraliran listrik ribuan watt. Tiang listrik memiliki manfaat yang sangat berguna bagi kehidupan warga Indonesia. Meskipun fungsi pokoknya adalah sebagai tiang untuk menghubungkan kabel listrik dari satu rumah ke rumah yang lainnya.

Misalnya tiang listrik sebagai kentongan. Di daerah saya di wilayah Cijerah, tiang listrik kerap dijadikan fungsi ngaronda, ia akan dipukul Hansip pada jam 2 atau jam 3 subuh. Manakala kentongan yang biasanya dibuat dari kayu tidak ada, maka tiang listrik menjadi pengganti.  Kentogan memang agak ribet kalau dibawa terus oleh hansip, kita bisa lihat kentongan hanya dibawa saat takbiran atau memang ada pawai obor. Sementara tiang listrik tidak usah dibawa.

Selain tiang listrik memiliki bunyi yang lebih kencang dan bergema dibandingkan dengan kentongan,  gema tiang listrik  bisa menyebar dalam radius lebih dari 1 km.  Itulah kenapa tiang listrik sangat efektif untuk dijadikan kentongan.

Tiang listrik juga sangat efektif untuk  sebuah advertensi atau iklan.  Para pengusaha kecil dan menengah menjadikan tiang listrik sebagai tempat iklan yang efektif dan efisien. Dengan adanya tiang listrik mereka tak perlu membayar pajak iklan ataupun susah-susah membangun sebuah Billboard yang belum bentuk efektif untuk mengiklankan usahanya.

Iklan badut ulang tahun dan sedot WC sangat kerap ditemui sejajar dengan iklan wajah calon walikota dan calon gubernur.  Tiga jenis iklan ini memang sangat mengganggu, namun dalam kondisi tertentu justru malah sangat dibutuhkan. Bayangkan jika tidak ada sedot WC, mau jadi apa kota ini jika wc mempet. Bayangkan pula jika tidak ada iklan wajah calon kepala daerah, kita tidak bisa membayangkan bagaimana cara melempar setan untuk ibadah Haji.

Tiang listrik juga  memiliki fungsi lain yaitu sebagai barikade bagi para pejalan kaki. Tiang listrik bisa menyelamatkan sebuah nyawa. Namun di sisi lain kadang-kadang yang bagai dua mata pisau yang juga bisa menusuk pemiliknya. Keberadaan tiang listrik di Indonesia memang masih menjadi kontroversi karena dianggap membahayakan. Di negara-negara maju tiang listrik sudash diganti dengan kabel listrik yang ditanam di bawah permukaan tanah karean tiang listrik dianggap merusak estetika sebuah kota.

Tapi, apa jadinya jika tidak ada tiang listrik, mungkin KPK masih mencari Setya Novanto. Jadi fungsi lain tiang listrik adalah salah satu komponen utama dari konstruksi distribusi saluran udara yang menyangga hantaran listrik beserta perlengkapannya dan menjadi anggota KPK tidak resmi. Jika saja tidak terjadi peristiwa yang berhubungan dengan tiang listrik, mungkin Setnov masih berkeliaran. Kemampuannya dalam berkelit sudah teruji lolos jeratan hukum  berkali kali. Namun ketika berhadapan dengan tiang listrik, ia tidk berdaya.

Menarik sebuah status di FB tertulis, Tiang Listrik adalah simbol pemersatu. Viral dan menjadi spirit untuk KPK agar terus mengejar. Tiang Listrik tetap berdiri tegar sebagai penyangga energi  yang menerangi dunia.

pr rabu 22 nop.jpg

Hiburan Politik

Meme adalah gambaran bagaimana rakyat tetap ingin gembira di tengah hiruk pikuk politik dan nasib yang nyinyir. Mungkin ini tidak penting bagi perkembangan politik negeri. Tapi bagi rakyat, menjadi hiburan tersendiri di tengah hiruk pikuk yang melelahkan.

Meme tiang listrik itu tentu sebuah parodi sosial-politik yang sedang terjadi di tanah air.  Kemudian tersebar ke seluruh pelosok mulut rakyat Indonesia, baik melaluiWA  maupun jejaring sosial Facebook atau Twitter, yang pasti kalimat diatas menjadi anekdot yang berkembang pesat.

Meme – sekali lagi – menjadi salah hiburan bagi rakyat.  Di dalamnya ada kisah nyata namun diplesetkan, karena sebuah memet akan tercipta dengan sendirinya di masyarakat untuk menggambarkan peristiwa lucu. Sebuah meme tercipta dengan sendirinya tanpa harus berfikir panjang, sebuah obrolan di warung kopi bisa berkembang menjadi meme, kemudian bahasanya dimodifikasi agar lebih seger dan gerr!.

Sebuah meme tercipta biasanya karena orang jenuh dengan keseriusan, menginginkan suasana yang lebih fresh, meskipun terkadang meme juga perlu menjadi kajian secara psikilogis maupun sosiologis, karena ternyata dalam meme itu meskipun ada unsur tawa dan lucu tapi banyak juga berisi sindiran.

Meme lebih mendekati sebuah sindiran nyinyir, kelakar rakyat. Mungkin semacam kegelisahan masyarakat atas peristiwa social maupun politik yang membelit pikiran, membuat imajinasi berkembang serta mendadak pintar dalam menciptakan istilah dan cerita unik.

Jika ditelusuri, meme-meme itu tidak diketahui siapa pembuatnya, karena tiba-tiba saja viral dan surprise!. Mungkinkah itu sebuah sindiran halus, kritik yang soleh, atau kemarahan yang manis?, sepanjang meme itu tidak menjurus SARA, saya pikir inilah kondisi rasional rakyat Indonesia. Ketimbang rakyat bunuh diri karena bingung dalam menentukan pemimpin mereka, maka anekdot itu menjadi penting, semacam pil mujarab untuk menyembuhkan sesaat rasa sakit rakyat yang kerap dibohongi. Cag!

Iklan