//
you're reading...
BUDAYA

PARTAI POLITIK DAN BATU AKIK

Matdon – Pikiran Rakyat, Jumat 17 April 2015

Parpol (Partai Politik) dan batu akik sejak lama sudah sangat terkenal dan sebagian orang sangat memujanya, sebab baik Parpol maupun Batu Akik diyakini mempunyai nilai yang tak bisa difahami oleh orang awam. Misalnya Parpol sangat berguna bagi seseorang untuk menjadi Gubernur, Walikota atau Persiden, begitupun batu akik, ada yang percaya batu akik memiliki kekuatan gaib dimana seseorang yang memakainya sukses jadi pemimpi (n).

Atau banyak yang mengira masuk Parpol kehidupan akan berubah menjadi baik, dari miskin menjadi kaya dengan menjual semua programnya, apalagi soal wacana Parpol akan mendapatkan “modal” 1 Triliun dari pemerintah. Begitupun batu akik, misalnya akik jenis Cempaka Sulaeiman, bisa dipercaya sebagai batu keberuntungan bagi nasib seseorang.akik

Konon pembangunan bangsa harus dikelola oleh organisasi seperti parpol dan birokrasi, atau militer. Di negara yang ada pemilunya peran Parpol sangat penting. Teori-teori yang ada menunjukkan pentingnya peran negara dan pemerintah, padahal yang berkuasa adalah Parpol, khususnya elitenya. Konon juga pembangunan kepercayaan diri salahsatu indikasinya karena batu akik, percaya atau tidak, banyak orang yang tidak pede jika berangkat ke kantor, kuliah, jdi pembicara, baca puisi, pidato tanpa melingkar batu akik di jemarinya. Akik begitu menguasai diri seseorang. Teori ini menujukan pentignya batu akik.

Jika anda memilih Parpol, ini tips saya agar tidak tertipu. Pertama harus yakin bahwa anda memliki KTP asli, punya KK dan memiliki data lengkap tentang Parpol. Untuk “muallaf” partai, gunakan rasio anda dengan melihat kiprah parpol mana yang mewakili perasaan. Jika terasa dingin (adem), itu parpol asli. Meski anda akan kesulitan menemukannya.

Begitu halnya jika anda memilih batu akik dan masih muallaf juga, maka coba tempelkan batu pada kulit atau wajah, jika terasa dingin (adem) maka batu tersebut batu itu asli.

Cara lainnya memilih parpol ialah melihat akhlak petinggi parpol itu (“membakar” hati untuk melebur dan mengetahui pada Parpol), apakah mereka terlibat kriminal, korupsi, cabul dan lain-lain. Jika tidak ada, pastikan memilih parpol itu. Sama halnya dengan memilih batu akik, anda harus membakar dulu, kalau ada tanda-tanda hangus atau berubah warna, dipastikan itu batu palsu . Batu akik asli jika dibakar batu akan panas dan kembali cepat dingin. Artinya, pilihlah batu akik yang tidak cepat ternoda dan berubah seperti parpol.

Kemudian pakailah hati untuk memilih parpol karena rasio atau akal saja tidak cukup, sama dengan memilih batu akik harus ada kerelaan nurani. Pilihlah akik dengan cara menerawang, bila asli serat pada batu nampak seperti retak-retak, karena batu mulia dengan mulus tanpa serat. Seperti parpol yang asli, retak retak.

Lebih jauh dari itu, untuk membangun rezim demokratis yang kuat dan melembaga, setelah runtuhnya rezim otoriter dan situasi politik tidak menentu. perlu dijalankan konsolidasi demokrasi sebagai upaya merawat stabilitas dan persistensi demokrasi. Dan demokrasi bisa terkonsolidasi bila aktor-aktor politik, partai politik, kelompok kepentingan, elemen-elemen masyarakat dan yang lainnya, menganggap tindakan demokratis sebagai alternatif utama untuk meraih kekuasaan, dan tidak ada aktor atau kelompok yang mempunyai klaim veto terhadap tindakan pembuat keputusan yang sudah terpilih secara demokratis.

Ini ibarat membangun masayarakat agar batu akik tetep terjaga keasliannya dan melembaga tanpa harus ada aturan berbelit belit, setelah runtuhnya rezim batu bata merah, batu akuarium dan batu hiasan, perlu konsolidasdi antara pedagang dan pemakai/pembeli. Batu Akik dianggap sebagai tindakan demokratis alternatif meraih kekuasaan juga.  Celakanya, apabila ada aktor yang bemain di batu akik, saya takut batu akik juga menjadi politis. Sungguh, jika nanti ada “kriminalisasi” batu akik, batu akik akan menjelma menjadi partai politik; Partai Batu Akik

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: