//
you're reading...
BUDAYA

“URAT JAGAT” GODI SUWARNA

harian sore SINAR HARAPAN Senin 16 Pebruari 2015

??????????Sejumlah puisi berbahasa Sunda mengalir deras di dinginnya malam Selasar Sunaryo di kawasan Dago Bandung, puisi-puisi karya Godi Suwarna. Seorang penyair masa kini yang sangat produktif menulis sastra sunda dan membacakan karyanya di Belanda, Itali, Jerman serta Australia.

Puisi puisi berjudul Jagat Alit, Blues Kere Lauk, Urat jagat,Grand Prix, Orkes Malayu, Sajak si Ujang Lebet Sakola, Si Ujang Jalan-Jalan, Studio Armagedon, Kuda Gering dan Simpening Simpe membuat malam terasa magis, menyakitkan sekaligus menyadarkan.

Acara yang dibalut dengan tajuk  Poetry Performing Arts Urat Jagat (Veins of the Universe), dipentsakan Sabtu kemarin malam (14 Pebruari 2015), dan akan dipentaskan kembali pada 16-17 February 2015 di BPU UPI  Bandung 18 February 2015 di  Bentara Budaya Jakarta, 20-21 February 2015 di Rumah Dunia, dan  24 – 25 February 2015 di Bentara Budaya Bali.

Poetry Performing Arts merupakan bentuk pementasan yang menyajikan puisi sebagai sebuah karya pertunjukan. Dalam pertunjukan tersebut dipilih beberapa puisi yang mengusung satu tema besar. Yakni tema dunia yang makin miris, makin sunyi dan mengerikan.

Godi tak sendiri, ia dibantu Sandra Fiona Long sebagai sutradara dari Australia,  Mal Webb sebagai musisi dan ahli vokal, serta Jodee Mundy seniman teater multi talenta. Mereka tergabung dalam Mainteater Melbourne, Australia. Sementara dari Bandung dibantu Wawan Sofwan, Heliana Sinaga, dan Sahlan Bahuy

Panggung yang ditata rapi, pementasan yang mengalir, dan jeda waktu yang tak terlalu lama, membuat pementasan malam itu nyaris sempurna. Kecuali dalam beberapa puisi, sebagian penonton merasa terganggu ketiia Godi membacakan puisi sajak “Si Ujang  Lebet Sakola” dan disusul dengan terjemahan oleh Jodee Mundy. Godi membaca satu bait disusul dengan satu bait terjemahan. Sayang memang, akan terasa indah jika dibiarkan Godi membaca utuh puisinya lalu di terjemahkan kembali secara utuh pula oleh Jodee Mundy. Padahal pada puisi itu Godi sedang mengkritisi sistem pendidikan di Indonesia yang hanya mengedepankan pencapaian nilai akademis.

Performa malam itu ditutup dengan sempurna dalam sajak “Simpening Simpe” (Sunyinya Sunyi)  disana terasa sekali, rasa sakit dunia dalam sajak itu.

Sementara sang sutradara Sandra Fionla Long, usai pementasan mengakui mengaku ada sejumlah kesulitan yang dihadapi dalam mempersiapkan pementasan ini. Terlebih, pemenetasan ini tidak menggunakan naskah teater. Tapi itu bisa dilaluinya dalam  dengan semangat berkesenian yang tonggi.

Karena kerjasama dengan Godi tak hanya kali ini, pada tahun 2011, Godi Suwarna pernah berkolaborasi dengan Mal Webb (seorang ahli musik dan multi-instrumentalist dari Melbourne), Jodee Mundy dan Sandra Fiona Long, untuk membahasakan puisi Godi Suwarna melalui media gerak tubuh, suara, dan bunyi.

Tentu saja publik Indonesia sangat tahu siapa Godi Suwarna, sastrawan multitalenta dan aktor teater STB. Godi memiliki karakter yang unik dalam berekspresi di dunia sastra, dalam penampilan di atas panggung juga dalam kesehariannya. Almarhum Rendra sangat kagum dengan keunikannya dan menyebut Godi sebagai aset dalam khazanah sastra Nusantara.  Selain itu, ia merupakan penyair senior yang selalu ramah meskiopu  pada penyair baru.

Godi adalah imajinsai liar yang rapih, jeli dan empiris. Perkembangan dunia sekelilingnya menjadi bidikan karya puisinya yang kadang sangat arkais dan membuat orang  ketir namun tersenyum.

Urat Jagat” pernah dimainkan pada 25 Juni-3 Juli 2011 di Berlin, dan 3-9 Juli 2011 Universitas Frankfurt dan Belanda.

Ia kemudian menjadi salah satu “penyebar” sastra sunda mendunia, dan itu dilaluinya dengan tidak mudah, berdarah darah, sungguh suatu dedikasi yang luar biasa, tabik!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: