//
you're reading...
BUDAYA

BREAKTHROUGH 2008

47 PERUPA  BREAKTHROUGH BERSAMA

Matdon – Sinar Harapan Desember 2008

 images

Sebanyak 47 perupa Bandung dan jakarta, melakukan pameran bersama pada tanggal 21- 28 Desember 2008, di Studio Jeihan Jl.Padasuka Bandung, dengan tajuk Breakthrough, mereka diantaranya Andi Sopiandi, Azasi Adi, Eddy Hermanto, Abun Adira, Abdurrahman Abro, Dodo Abdullah, Buhy Noor, Kaiman DS, Masagoeng dll.

Ada 115 lukisan yang mereka pamerkan dengan corak dan aliran masing-masing, mulai dari realis, abstrak, perfeksionis bahkan mooi indi.  Pameran ini menjadi pembuka jalan untuk event-event lainnya di Studio Jeihan, yang selama ini nyaris tanpa pameran para perupa dari luar Studio. Paling tidak demikian diharapkan penggagas sekaligus penanggung jawab pameran  Adi Azasi kepada SH kemarin.

Adi sendiri mengaku, pada awalnya kesulitan memilih para perupa untuk mewujudkan pameran ini, mengingat kota Bandung adalah  tempatnya perupa-perupa yang cukup kreatif baik dalam wujud perupaannya maupun dalam mengapungkan konsep pemikirannya. “itulah ide dasar saya dari kegiatan ini, ditambah kegelisahan saya yang selalu ingin mewujudkan sesuatu,” ujar Adi.

Ada beberapa makna Breakthroug, bias sebagai sebuah terobosan, penemuan cara baru, Breakthrough bias juiga diartikan sebagai sebuah tindakan yang melebihi batas kemampuan tapi dengan sikap ini mamapu mendobrak keterbatasan yang ada. Bagi manusia apapaun profesinya diperlukan  Breakthrough dalam menjalani hidup ini, apalagi jika ia ingin menjadi pemimpin. Spirit of breakthrough menjadi kebutuhuan krusial di dunia bisnis misalnya, atau pameran seni rupa yang tak jauh dari bisnis.

Sebuah contoh, seorang penjual nasi goreng berfikir keras agar dagangannya laku keras, dengan pemikiran yang sederhana namun gila pedagang nasi goreng ini melakukan  Breakthrough – terobosan, misalnya mencampur nasi goreng dengan berbagai  bumbu istimewa, ditambah petai, campur ati, kecap special, sosis, udang ebi,  bahkan diberi merk dan dikemas dengan sangat menarik. Awalnya mungkin ide kacau dan tidak terfikir akan laku, nyatanya ide kolektif ini kini menjamur di tanah air, bayangkan entah berapa juta pedagang nasi goreng yang telah melakukan hal ini meskipun kemudian ada yang hanya sekedar meniru niru, inilah  Breakthrough!!!

Ruang pameran Studio Jeihan yang selama ini “dihuni” karya-karya maestro Jeihan Sukmantoro kini bergeleyutan karya-karya perupa Bandung dan Jakarta. Ini tentu saja menjadi pemandangan baru dan aneh sekaligus indah. Breakthrough sebagai sebuah pameran bersama dan lukisan lukisan disini, seperti tengah  membangun energi estetika,  dengan beragam corak dan pencitraan yang bervariasi. Langkah ini merupakan   Breakthrough dari studio Jeihan, karena diakui atau tidak ruang pamer di Studio Jeihan selama ini belum melakukan terobosan baru  dalam bisnis seni rupa, nama besar Jeihan telah mengalahkan nama studionya sendiri

 

Untung belum terlambat, Adi Azasi, Atasi Amin dan Jeihan sendiri kemudian mengajak 47 perupa Bandung-Jakarta untuk Breakthroug bersama di studionya yang maha luas itu. Menurut Adi, substansi pameran  Breakthrough tak lain untuk melengkapi ranah-ranah seni lukis di tanah air, bisa juga sebagai investasi budaya,”Ya…katakana sajalah pameran  ini merupakan sebuah katarsis bagi apresiator dan pencinta seni, ha ha ha” tambahnya.

Para perupa muda yang masih mencari identitas karya dan namanya  mungkin belum sebesar Jeihan, pemaran sangta diperlukan agara eksistensi mereka terdorong untuk tetap melakukan proses, pameran merupkan sebuah proses menuju keakuan perupa dan itu tidak bisa ditawar-tawar, keberadaan seniman dan karya seninya juga perlu didukung oleh infrastruktur ruang pamer. Ruang pamer di mana pun, kehadirannya boleh dikatakan sebagai bentuk rujukan apresiatif  sebuah perpaduan relasi antara  perupa dengan ruang pamer. Saya yakin, pameran ini bakal memiliki makna yang luar biasa jika setelah spirit of Breakthrough itu ditindak lanjuti dengan spirit of conquest, yakni sebuah spirit menaklukan keinginan sia-sia setelah mendapatkan segalanya, artinya jangan hanya melakukan pameran bersama sekali ini, sebab percuma ada pameran bersama jika keharmonisaan tak terjalin ke depannya, inilah Spirit Breakthrough dan spirit of conques perupa muda Indonesia.

Wilujeng pameran!!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: