//
you're reading...
BUDAYA

3 PUISI

969566_10201241132931509_1745353927_n - Copy PIKIRAN  RAKYAT 9 PEBRUARI 2014

PURNAMA DI MUARA TEWEH

merebahkan masa lalu pada sinar rembulan

wajahmu hadir di moleknya sungai barito

aku kembali menghitung jarak ranjang kita

kau merajah tubuhku menjelma muara

aku bergegas mencari bibirmu

dan melumatnya dalam gigil

penderitaan dan bahagia sama saja

sungai ini mengalir di hatimu

tidak tergesa gesa agar tak kehilangan makna

agar tak kehilangan cahaya

menetes

menetes

muara teweh Kalteng 26 maret 2013

 

PUCUK KENANGAN

jalan terjal tujuh kilometer dari danau sipin

namamu diseret angin pucuk malam.

pada kelokan ke sekian kita sempat berhenti

sekedar reureuh dari hiruk pikuk sajak

dan  saling mereguk sungai batanghari.

sungai sunyi, sesunyi seloko

senyummu menusuk jantung menikam pagi

lalu aku harus beringsut

setelah satu kecupan kau pagut

lambaian tangan tak cukup membeli kenangan

bisikmu

baiklah, besok kan kupinjam

pintu ajaib dora emon. kan kubawa engkau

menjauh dari muara jambi

jambi-bandung 2012/2013

 

KEHILANGAN SUARA BEDUG

aku kehilangan suara bedug subuh sampai isya

yang dulu tabuhanya memberi kehangatan menyaksikan kawan-kawan menjinjing safinah menuju tajug yang melintasi kolam kecil.

nampak lumut diseruput impun, akar pohon menjulur dibawahnya. gadis-gadis membasuh betis, keringat di leher yang bening, bunga yang jatuh dari tangkainya, angin yang membelai dan sholawat berserakan, lengket di kerongkongan.

aku kehilangan suara bedug

bandung -2012

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: