//
you're reading...
BUDAYA

JABO 2009

Sawung Jabo Masih Eksis

Matdon-Sinar Harapan Agustus 2009

 

Malam tanggal 17 Agustus 2009 di dago Tea House Bandung  terasa hangat, syair-syair bernuansa naisonalis dan music rock dibalut sejumlah alat-alat musik etnis menjadi sebuah penanda bahwa Indonesia adalah sebuah kehangatan meski  masih tetap semrawut.

Ya, malam itu musisi kawakan Sawung Jabo menampilkan pentas musik yang memadukan unsur band elektrik, perkusi etnik dan instrumen gesek klasik.
bersama kelompok musisi muda Jogja-Solo-Surabaya, kelompok Langit namanya.

Pentas ini merupakan bagian dari promo tur album mereka berjudul “Petarung Hidup” , dalam album ini Sawung Jabo bersama Henky Kurniadi , yang sekaligus Produser – menggenapi 10 lagu yang direkam dan mixing di studio Kua Etnika –Jogjakarta.

Musik unik, segar, dinamis serta enerjik ini mampu menyihir ratusan penonton di arena terbuka, pesan moral seperti semangat pantang menyerah , energi anak muda, kecintaan akan tanah air dan sindiran sosial yang dilagukan, memberi alternatif tema musik diIndonesia.

Sawung Jabo membawakan lagu yang ada di album barunya seperti Bianglala, Srigala Sakit Jiwa, Dongeng Politik, Gumam Batin Pengembara, Sang Rajawali, Karena Kau Bunda Kami, Jamrud Khatulistiwa, Kesaksian, Jalanan, Juancuook Iku Sakti, Petarung Hidup, dan Arek-arek Indonesia.

 

Bahkan di akhir acara, ketika ia akan menyudahi konsernya, penonton terus berteriak meminta Jabo untuk menyanyi lagi. Akhirnya dua lagu terakhir berjudul “Badut” dan”Bongkar” ia nyanyikan, dua lagu terakhir ini pernah popular saat dinyanyikan Iwan Fals dkk, dalam album Swami dan Kantata Takwa.

 

Langit Amanat Rendra

Kelompok “Langit”, didirikan Sawung Jabo dan Henky Kurniadi pada 2009. Terdiri dari 22 musisi muda dari berbagai wilayah. Album I “Petarung Hidup” diluncurkan pertengahan 2009 lalu, dengan mengambil genre Tribal Percussion Rock

“Nama Langit, merupakan amanat dari WS.Rendra sebelum ia wafat,” ujar Jabo seraya mengatakan nama Langit itu tidak akan dirubah, karena Rendra di mata Jabo adalah guru yang baik, kawan, adik sekaligus kakak. Bahkan persembahan konser malam itu pun, ia dedikasikan untuk Rendra.

Seniman serba bisa yang kini tinggal di Sydney, Australia, bernama asli Mohammad Djohansyah ini, memang dikenal selain musisi juga aktor teater yang pernah bergabung dengan Rendra.

Jabo adalah orang yang telah memberi warna pada musik dan lirik-lirik Kantata Takwa, Swami, Iwan Fals, Sirkus Barock. Kemampuan musikal Sawung Jabo memang  di atas rata-rata pemusik Indonesia. Jangan pernah membandingkan dengan artis penyanyi atau band-band saat ini, karena Jabo adalah musisi yang luar biasa dan tetap konsisten dengan idealisme bermusiknya.

Seperti malam itu, besutan grup musiknya ini merupakan ekspresi kecintaannya kepada Ibu Pertiwi, meski tak segarang dulu lagi karena fakor usia yang sudah memasuki 60 tahun lebih. ”Aku akan terus berkarya, aku tidak lelah untuk melihat dan mengapresiasi negeri ini, negriku sendiri,” ujarnya.

Meski tak segarang dan selincah dulu, paling tidak malam itu merupakan pembuktian bahwa musisi sekelas Sawung Jabo masih ada di negeri ini. Dominasi dogdog,rebana, jimbe, mid-high tom, seperti gambaran kegelisahan Jabo pada persoalan-persoalan sosial budaya Indonesia.

Lewat album terbarunya ini, ia hendak menyadarkan rakyat akan hak-haknya, termasuk hak yang dimanipulasi oleh kalangan politisi. Karya musik Sawung Jabo adalah kesaksian terhadap semangat nasionalisme dan patriotisme yang kini “dicuri” oleh hingar bingar kebudayaan pop modern.

Untitled

Diskusi

2 thoughts on “JABO 2009

  1. sip

    Posted by kyaimatdon | 14/08/2013, 13:05

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Jawa Timur I (Kota Surabaya, Kab Sidoarjo) | Litsus Caleg DPR 2014 - 22/07/2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: