Bandung Dance Festival,

 Kembali Digelar

Matdon – Sinar Harapan Mei 2010

 

Setahun lalu STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) Bandung, menggelar Bandung Dance Festival (BDF) dengan menampilkan berbagai tarian kontemporer dari Solo, Yogyakarta, Bogor, Denpasar,  Bandung dan beberapa kota lainnya.  Dinilai sukses, STSI kembali menggelar acara serupa, yakni BDF 2.

Jika pada tahun 2009 lalu tema pertunjukan yang dipilih adalah lanskap tubuh, maka untuk tahun ini mencoba “Menerabas Lintas Batas”, akan digelar pada 20-21-22 Mei 2010 mendatang.  Sebanyak 12 koreografer asal Bandung, Jakarta, Surakarta, Lombok, Flores dan beberapa kota lainnya di Indonesia, dipastikan ikut memperkuat daya tarik atau magnet gelaran ini.

Acara yang digelar di auditorium STSI Kota Bandung ini menampilkan para penari seperti Jefriandi Usman, Herry “Bodonk” Suwanto, Lalu Suryadi Mulawarman, Maria Bernadeta Apriati, Datam Ali Tipan, Dhendi Firmansyah, Hany Sulistya, Veronica dan empat koreografer lainnya dari NTB.

“Bandung Dance Festival diharapkan menjadi ikon atau penanda dari Kota Bandung,” ujar ketua panitia BDF 2 Edi Mulyana kepada wartawan Senin (03/05/2010), di kampus STSI Bandung.

Menurut Edi, BDF 2 menampilkan koreografer muda yang sudah mengenyam berbagai persentuhan pengalaman dengan para seniman dunia, seperti Jufrian Usman yang pernah terlibat dengan Sardono W Kusumo, Deddy Luthan dengan sejumlah penari dari Canada, jepang dll.

Selain itu, munculnya Arinto, alumnus STSI Bandung Bandung yang sering melakukan eksplorasi tarian jenis latar, pada BDF kali ini ia akan menggali nilai nilai baru nada dasar dan ritus diri, akan menarik untuk dicermati.

          Untuk selanjutnya, BDF akan rutin digelar setiap dua tahun sekali, dengan harapan event ini menjadi sebuah ritual festival yang banyak diminati kaum muda, imbuh Edi.

??????????

Iklan