//
you're reading...
BUDAYA

Michael Jackson

Pameran Seni Rupa

Dari Bandung Untuk Michael Jackson

Matdon – Sinar Harapan Agustus 2009

index 

Ada sebuah judul lagi mendiang Michael Joseph Jackson atau lebih dikenal dengan nama  Michael  Jackson alias Jacko,berjudul Beat It.  Lagu ini kemudian dijadikan tema pameran lukisan 21 pelukis Bandung, yang berlangsung  25 Juli – 10 Agustus 2009 di Galeri Kita Jl.RE.Mardanita 209 Bandung.

Para pelukis ini mencoba membuat reaksi seni terhadap meninggalnya sang Raja Pop yang sangat mengejutkan dunia, dan hasilnya, tidak kurang dari 30 lukisan wajah  Jacko terpampang, dengan gaya dan aliran masing-masing pelukis.

Michael Jackson wafat di California, Los Angeles, Amerika Serikat, 25 Juni2009 lalu di usia terbilang muda 50 tahun), Dia lah penyanyi mempopulerkan gerakan dansa “moonwalk” yang telah menjadi ciri khasnya.

 Albumnya yang dirilis pada tahun 1982, Thriller, adalah album terlaris di dunia, dengan penjualan melebihi 104 juta kopi di seluruh dunia.

Berbagai  penghargaan  telah dia raih termasuk beberapa kali Guinness World Records termasuk thriller sebagai album terlaris di dunia, 13 Grammy Awards, 13 buah single nomor 1 dalam solo karirnya dari musisi pria lainnya dalam Hot 100 era—dan penjualan 750 juta unit di seluruh dunia. Hidup Jackson sangat terkenal di seluruh dunia, didampingi dengan karirnya yang sangat sukses, membuatnya menjadi bagian dari kebudayaan pop selama 4 dekade. dalam beberapa tahun dia sering disebut-sebut sebagai salah satu pria paling terkenal di dunia.

“Kami sebagai seniman  mencoba menghormati dia dengan cara kami,” ujar Abun Adira, salah seorang pelukis yang ikut berpartisipasi dalam pameran ini.

Dimensi Jacko menjadi acuan para pelukis Bandung, Jacko menjadi subject matter dalam pristsiwa interaksi langka ini.Tafsir atas figure seorang Jacko dalam lukisan para pelukis Bandung menjadi aneka warna, beragam, dan semuanya didedikasikan kepada Jacko, A Tribute to Mickael Jackson.

Terlalu panjang bercerita tentang siapa Mickael Jackson, misalnya dalam sebuah catatan disebutkan  hal-hal unik yang jarang diketahui publik tentang King Of Pop Michael Jackson, tempat tidur oksigen Michael Jackson untuk kepentingan keawetan tubuhnya dan faktor kesehatan,  patung Jacko ala Raja Mesir ini terdapat di sebuah museum di Chicago, sepatu anti-gravitasi, Jacko juga berteman dengan seekor monyet bernama Bubbles, dll.

Keanehan keanehan tadi mengilhami para pelukis Bandung untuk melukis wajahnya, mereka diantaranya Abun Adira, Azasi Adi, Ratman DS, Tjutju Widjaya, Budhy Noor dan lain-lain. Menelisik kehidupan Jacko memang menarik, pun bagi para pelukis ini, mereka menelisik Jacko dengan cara menggaris kuas, membuat wajah sang Super Star dengan cara berbeda, ada yang minimalis, ada yang utuh melukis saat Jacko bergaya khas, serta lukisan berisi puisi untuk Jacko.

“Ya, hanya inilah yang bisa kami perbuat untuk mengenang dia, keunikan dan misteri kematiannya membuat kami ingin mengenangnya lewat gambar,” tambah Azasi Adi, pelukis yang juga putera maestro pelukis Jeihan Sukmantoro.

Semua lukisan tentang Jacko ini dijual untuk para penggemarnya, sebagian hasil penjualan akan disumbangkan padak anak yatim. Namun sejauh ini belum satu pun lukisan yang laku.

 

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: